WALHI: Banjir di Jakarta, Anies Tak Berani Tegakkan Aturan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menemui korban banjir di Jakarta, Kamis (2/1/2020). (Foto: iNews.id)

| Organisasi non pemerintah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) berpendapat banjir di Jakarta diakibatkan banyak bangunan melanggar konsep tata ruang dan minimnya keberanian Anies Baswedan selaku Gubernur Jakarta menegakkan aturan.

“Sisi kebijakan kurang berani menegakkan aturan, menertibkan yang melanggar, dia kurang berani, enggak berani malah. Sementara PKL bisa ditertibkan,” ujar Manajer Kampanye Perkotaan dan Energi Walhi, Dwi Sawung, di Jakarta, Selasa (25/2/2020), seperti dilansir dari cnnindonesia.

Sawung menambahkan, pemerintah daerah abai pada peruntukan kawasan hijau dengan mengizinkan pendirian bangunan. Dari catatan Walhi, sektor properti paling banyak melanggar tata ruang, lalu diikuti mal (pusat perbelanjaan).

Selain itu, menurut Sawung, kondisi ini makin parah karena berkurangnya kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berfungsi kawasan resapan air.

“Kita enggak ada pertambahan RTH malah dan yang saya tahu banyak beberapa RTH kualitasnya berkurang,” pungkasnya. (tb/cnni)