Warga Marindal 1 Patumbak Deliserdang Demo DPRD Sumut: Tolak Pembangunan Taman Botani

Warga desa Marindal 1 Patumbak Kabupaten Deliserdang menolak pembangunan taman botani di gedung DPRD Sumut, Jl Imam Bonjol Medan, Senin (20/1/2020) (Foto: TataBerita)

Medan, TataBerita | Ratusan orang warga desa Marindal 1 Patumbak Deliserdang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Jl Imam Bonjol no 5 Medan, Senin (20/1/2020).

Warga yang tergabung dalam Aliansi Komite Revolusi Agraria yang tiba pukul 12 siang ini, menuntut agar rencana pembangunan taman botani di atas lahan mereka dihentikan pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan Pemerintah Kabupaten Deliserdang (Pemkab Deliserdang).

“Penggusuran yang dilakukan ada permainan mafia tanah dalam pembangunan taman botani di desa Marendal 1 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang yang sudah dihuni puluhan tahun,” ujar pimpinan aksi, Johan Merdeka, dalam orasinya.

Seperti diketahui, penolakan ini berawal dari rencana Pemprov Sumut dan Kabupaten Deliserdang membangun taman botani di atas bekas lahan PTPN 2 seluas 200Ha. Sementara itu, menurut pengakuan peserta aksi, lahan yang dimaksud telah mereka tinggali berpuluh tahun lamanya.

Warga desa Marindal 1 Patumbak Kabupaten Deliserdang menolak pembangunan taman botani di gedung DPRD Sumut, Jl Imam Bonjol Medan, Senin (20/1/2020) (Foto: TataBerita)

“Edy Rahmayadi melanggar amanat UUD 45 dan UUPA No.5 tahun 1960, juga mengangkangi Presiden Indonesia karena dengan sepihak menentukan objek lahan taman botani seluas 200Ha di desa Marindal 1. Pembangunan taman botani ini tidak termasuk dalam keputusan BPN RI yang mengeluarkan Surat Keputusan nomor 42-43-44 pada tahun 2002 sebagai landasan hukum atas tanah seluas 5.873Ha yang tidak lagi diperpanjang dan di dalam keputusan itu tidak ada permohonan Gubernur Sumut saat itu (Tengku Rizal Nurdin) agar lahan seluas kurang lebih 200Ha di desa marendal 1 dijadikan pembangunan taman botani,” ujar Johan.

Peserta aksi terlihat membentangkan berbagai spanduk dan poster berisi tulisan penolakan pembangunan taman botani di gerbang kantor DPRD Sumut.

Setelah berorasi selama satu jam, anggota Komisi A DPRD Sumut antara lain, Meryl Saragih, Rahmadsyah Sibarani, Rusdi Lubis dan Jonius Hutabarat.

Para anggota DPRD Sumut ini menyatakan akan mengundang pihak terkait untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat sesegera mungkin. Mereka juga akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

“Selaku Wakil Ketua DPRD, kami akan melakukan peninjauan ke lokasi dan akan melakukan RDP ke instansi terkait, BPN Propinsi, Pemkab Deliserdang dan Kementerian Agraria,” ujar Rahmadsyah Sibarani. (tb)